Puskesmas Kedungwuni 2 Kab. Pekalongan
Kamis, 11 Juni 2026
Kedungwuni, 10 Juni 2026 – Puskesmas Kedungwuni II melaksanakan kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Anak Terintegrasi (PKAT) pada Rabu, 10 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 20 bayi usia 6 bulan sebagai sasaran pemeriksaan. PKAT merupakan salah satu upaya deteksi dini terhadap gangguan pertumbuhan dan perkembangan bayi agar dapat segera dilakukan intervensi yang tepat.
Dalam kegiatan ini, bayi mendapatkan pemeriksaan secara menyeluruh yang meliputi pemantauan pertumbuhan melalui pengukuran berat badan dan panjang badan, serta penilaian perkembangan sesuai tahapan usianya. Pemeriksaan perkembangan mencakup kemampuan motorik seperti berguling, duduk dengan bantuan, meraih benda, serta kemampuan sensori yang meliputi fungsi pendengaran, penglihatan, dan respons terhadap lingkungan sekitar.
Selain pemeriksaan tumbuh kembang, seluruh bayi juga menjalani pemeriksaan kesehatan oleh dokter serta mendapatkan layanan konseling bagi orang tua. Melalui konseling ini, orang tua memperoleh edukasi mengenai stimulasi perkembangan anak, pemberian ASI dan MPASI yang tepat, pola asuh, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mendukung tumbuh kembang bayi secara optimal.
Kegiatan PKAT dilaksanakan oleh tim multidisiplin yang terdiri dari dokter, bidan, ahli gizi, tenaga sanitasi lingkungan, dan petugas promosi kesehatan. Kolaborasi berbagai profesi kesehatan ini bertujuan untuk memberikan pelayanan yang komprehensif sehingga kondisi kesehatan bayi dapat dipantau dari berbagai aspek.
Tujuan utama kegiatan ini adalah melakukan deteksi dini terhadap kemungkinan adanya gangguan pertumbuhan maupun keterlambatan perkembangan pada bayi. Dengan pemeriksaan yang dilakukan secara berkala, setiap permasalahan yang ditemukan dapat segera ditindaklanjuti sehingga peluang keberhasilan perbaikan dan penanganan menjadi lebih optimal.
Melalui kegiatan PKAT ini, Puskesmas Kedungwuni II berharap seluruh bayi dapat tumbuh sehat dan berkembang sesuai tahapan usianya. Peran aktif orang tua dalam memantau perkembangan anak serta mengikuti pemeriksaan kesehatan secara rutin menjadi kunci penting dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.