+628112916633 |   kedungwuni2@gmail.com |   Tangkil Kulon, Kedungwuni, Kab. Pekalongan

Selasa  tanggal 15 November 2022, telah dilaksanakan Pelatihan Bantuan HIdup Dasar (BHD) bagi pegawai Puskesmas Kedungwuni 2.  Kegiatan ini diselenggarakan di Selasar Puskesmas Kedungwuni 2 bekerjasama dengan Rumah Sakit Kraton Kabupaten Pekalongan. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala TU Puskesmas Kedungwuni 2 Bapak Suwarno, S.Kep.

Pengertian BHD adalah Pertolongan pertama yang dilakukan pada korban henti jantung atau henti napas sebelum ditangani oleh tenaga medis atau rumah sakit.

 

Tahapan BHD :

SAFETY -> PERIKSA RESPON -> PANGGIL BANTUAN, BAWA AED -> LIHAT PERNAFASAN -> 30 PIJAT DATA -> 2 PERNAFASAN BUATAN -> RESPON SPONTAN ? ->

LIHAT PERGERAKAN DADA : JIKA ADA BERARTI POSISI MANTAP , JIKA TIDAK ADA MAKA BERIKAN BANTUAN NAFAS SETIAP 10-12 x/mnt

DANGER

Ketika kita menemukan korban, pastikan :

  1. AMAN DIRI (penolong)
  2. AMAN KORBAN
  3. AMAN LINGKUNGAN

RESPONSE

Cek Kesadaran :

  1. Panggil Korban

Teriak “bangun pak/bu” atau buka mata pak/bu

  1. Tepuk Bahu
  1. Rangsang Nyeri

Bila Tidak Ada Respon :

Shout For help (Minta bantuan)

Tetap Bersama Korban -> Teriak Minta Tolong

Tetap bersama korban, gunakan handphone untuk panggil bantuan, aktifkan speaker untuk berkomunikasi dan mendengarkan instruksi tenaga kesehatan.

Atau

Jika sendirian tanpa handphone, berteriak meminta tolong dan  ambil AED (jika dapat tersedia segera) sebelum memulai RJP

 

CIRCULATION

Lakukan kompresi dada dengan ketentuan :

  1. Atur posisi korban

Korban telentang di atas permukaan yang kerasa dan datar

  1. Penolong berlutut di samping kanan korban
  1. Letakkan tumit telapak tangan pada pertengahan dada dengan telapak tangan di tumpuk dengan jari ditautkan

(Posisi tangan pada lower half of sternum)

  1. Perbandingan antara kompresi dada dan bantuan nafas 30:2
  1. Lakukan kompresi (Kedalaman 5-6 cm ke dalam dada)
  1. Kecepatan 100-120 x/menit
  1. Dilakukan selama 5 siklus

 

BREATHING

Beri nafas buatn 2x dengan alat bantu Ambu bag

 

 

EVALUASI

Evaluasi dilakukan tiap 2 menit

  1. Jika napas (-)  dan nadi (-)  kompresi dan ventilasi 30:2
  2. Jika napas (-) dan nadi (+)  Ventilasi 10 kali/menit
  3. Jika napas (+) dan nadi (+)  beri recovery position

Kapan pijat jantung dihentikan ?


  1.  Pasien sudah ada yang respon
  2. Datang tim yang lebih ahli (advance)
  3. Penolong kelelahan
  4. Terdapat tanda kematian yang jelas
  5. Do not Resuscitate/DNR (keluarga menolak untuk dilakukan tindakan resusitasi)